Kalkulator kardio
Kalkulator tes bangku Harvard
Nilai physical fitness index dari tes bangku Harvard berdasarkan berapa lama Anda melangkah dan secepat apa denyut nadi Anda turun kembali. Bentuk panjang dan pendek, gratis, tanpa pendaftaran.
300 detik adalah protokol penuh. Kalau Anda tidak sanggup menjaga kadensnya, masukkan detik saat Anda berhenti.
Indeksnya bergerak paling cepat bagi orang yang melatih basis aerobik — coach yang akan membangunnya.
Apa itu tes bangku Harvard?
Tes bangku Harvard dibuat di Harvard Fatigue Laboratory oleh Brouha, Graybiel, dan Heath pada 1943 untuk menilai kesiapan fisik prajurit hanya dengan bangku, metronom, dan stopwatch. Tes ini mengukur dua hal sekaligus: berapa lama Anda sanggup menahan beban kerja yang tetap, dan secepat apa denyut jantung Anda turun begitu Anda berhenti. Keduanya adalah kebugaran aerobik, dan physical fitness index merangkumnya menjadi satu angka.
Cara kerja kalkulator ini
Bentuk panjangnya adalah PFI = (100 × detik melangkah) ÷ (2 × jumlah ketiga hitungan nadi pemulihan). Bentuk pendek hanya memakai hitungan pertama dengan penyebut berbeda: PFI = (100 × detik melangkah) ÷ (5,5 × hitungan pertama), dikalibrasi agar mendarat di skala yang sama. Bentuk panjang adalah pengukuran yang lebih baik, karena satu hitungan yang diambil semenit setelah berhenti sangat berisik — tetapi bentuk pendek hanya menuntut penguji mencari nadi sekali, dan itulah alasan ia bertahan di gym dan ruang kelas.
Menjalankan tesnya dengan benar
Pakai bangku 20 inci (50,8 cm) dan setel metronom ke 120 ketukan per menit, satu ketukan untuk setiap gerakan kaki — naik, naik, turun, turun — yang menghasilkan 30 langkah lengkap per menit. Melangkahlah selama lima menit, boleh berganti kaki pemimpin, dengan punggung tegak dan berdiri sepenuhnya di atas bangku setiap kali naik. Berhenti begitu Anda tidak sanggup menjaga kadens selama 15 detik dan catat detik saat Anda berhenti; waktu parsial itu adalah skor yang sah, bukan tes yang gagal.
Menghitung nadi pemulihan
Duduklah segera setelah langkah terakhir dan tetap duduk. Hitung nadi Anda selama 30 detik sebanyak tiga kali: dari 1:00 sampai 1:30, dari 2:00 sampai 2:30, dan dari 3:00 sampai 3:30 setelah selesai. Pakai nadi radialis di pergelangan tangan atau strap denyut jantung, bukan ibu jari di arteri karotis Anda sendiri — menekan leher bisa memperlambat justru denyut yang sedang Anda ukur. Salah hitung lima denyut menggeser indeksnya beberapa poin, jadi kalau Anda menguji diri sendiri, chest strap yang bisa dibaca belakangan selalu mengalahkan jari.