Kalkulator kekuatan

Kalkulator DOTS

Nilai total powerlifting terhadap berat badan dengan DOTS — rumus kekuatan relatif yang dipakai sebagian besar federasi dan peringkat daring. Gratis, instan, tanpa pendaftaran.

SKOR DOTS
318,13
Total 500 kg pada berat badan 93 kg · raw (classic) full power
Koefisien DOTS
0,6363
Poin per kilogram angkatan pada berat badan Anda
Total kompetisi
500kg

Skornya memberi tahu posisi Anda; coach memberi tahu angkatan mana yang menahannya.

Apa itu skor DOTS?

DOTS mengubah total powerlifting menjadi satu angka yang bisa dibandingkan lintas berat badan. Lifter 60 kg dan lifter 120 kg tidak akan pernah mengangkat beban absolut yang sama, jadi memeringkat mereka berdasarkan total saja tidak ada artinya; DOTS mengalikan setiap total dengan koefisien yang dicocokkan pada berat badan sehingga keduanya mendarat di skala yang sama. Skor di sekitar 300 menandai lifter menengah yang solid, 400 sudah kompetitif di kejuaraan lokal, dan 500 ke atas berada di kelas nasional.

Cara kerja rumus DOTS

DOTS — Dynamic Objective Team Scoring — dikembangkan Tim Konertz untuk federasi Jerman (BVDK) dan diterbitkan pada 2019 sebagai penyesuaian ulang Wilks terhadap data kompetisi modern. Skornya adalah 500 × total ÷ polinomial orde empat dari berat badan Anda dalam kilogram, dengan set koefisien terpisah untuk pria dan wanita. Polinomialnya dicocokkan pada rentang 40–210 kg untuk pria dan 40–150 kg untuk wanita; berat badan di luar rentang itu dipotong ke batas, bukan diekstrapolasi — dan itulah yang dilakukan setiap implementasi rujukan.

DOTS dibanding Wilks dan IPF GL

Rumus Wilks 1994 yang asli menghukum lifter berat dan memanjakan kelas paling ringan, artefak dari data rekor tempat rumus itu dicocokkan tiga dekade lalu. DOTS dibuat justru untuk memperbaiki hal itu, dan kini menjadi standar bawaan pada peringkat OpenPowerlifting serta di sebagian besar federasi non-IPF. IPF dan afiliasi nasionalnya memeringkat dengan poin IPF GL, sebuah kurva eksponensial yang diskalakan agar penampilan terbaik sepanjang masa mendarat di sekitar 100. Ketiganya memakai masukan yang sama — squat terbaik, bench terbaik, deadlift terbaik — dan tidak satu pun angkanya bisa saling ditukar, jadi selalu sebutkan rumus mana yang Anda kutip.

Menggunakan skor DOTS Anda

Perlakukan sebagai garis tren, bukan lencana. Hitung ulang setelah setiap kejuaraan atau mock meet: kalau total Anda naik sementara berat badan bertahan, skornya bergerak dan Anda memang benar-benar makin kuat, bukan sekadar makin berat. Kalau skornya mandek sementara totalnya merangkak naik, Anda sedang membeli kilo di barbel dengan kilo di timbangan — layak diketahui sebelum mengejar kelas berat tertentu. Dan kalau skornya datar sama sekali, jawabannya hampir selalu satu angkatan yang tertinggal dari dua lainnya.